filosofi kopi

Kopi tubruk itu lugu, sederhana, tapi sangat memikat kalau kita mengenalnya lebih dalam.
Kopi tubruk tidak peduli pada penampilannya, kasar, membuatnya pun sangat cepat. Seolah-olah tidak membutuhkan skill khusus. Tapi, tunggu sampai anda mencium aromanya. Kedahsyatan kopi tubruk terletak pada temperatur, tekanan, dan urutan langkah pembuatan yang tepat. Semua itu akan sia-sia kalau anda kehilangan tujuan sebenarnya: AROMA. Coba hirup dulu aromanya.

dari buku: Filosofi Kopi, Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade (1995-2005), Dee.

Posted under Books by argolog on Wednesday 21 March 2007 at 3:30 am

3 Comments »

  1. Comment by KopiWebId — 6 November 2007 @ 8:34 am

    Kopi itu Kehidupan.
    Ada Pahit, Manis, Asem, Asin itulah kopi

  2. Comment by argolog — 6 November 2007 @ 10:50 am

    terkadang minum kopi pahit, umumnya minum yang agak manis, sesekali minum kopi yang sudah agak asem, tapi belum pernah yang asin :)

  3. Comment by saiful — 9 February 2009 @ 11:41 am

    Kenikmatan sejati dalam kesederhanaan dan apa adanya.
    Kopi tubruk tanpa gula, tanpa pemanis yang dibuat-buat.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

* ketik kata.
Anti-Spam Image