asal mula dan perang

awalnya kota ini dipergunakan oleh nelayan-nelayan tidung merupakan tempat bertemu (tarak) dan makan (ngakan), akhirnya orang-orang lebih sering menyebutnya tarakan, demikian sedikit asal mula nama kota tarakan.

kemudian diketahui kota ini mengandung sumber minyak yang cukup besar. dikatakan pada tahun 1896, BPM (Bataavishe Petroleum Maatchapij) menemukan sumber minyak tersebut. karena pentingnya kota ini, pada tahun 1923 belanda menempatkan seorang Asisten Residen yang membawahi lima wilayah Tarakan, Tanjung Selor, Berau, Malinau dan Apau Kayan.

pada tahun 1942, kota ini luluh lantak akibatnya perang dunia II, dimulai dengan serangan tentara jepang pada tanggal 11 Januari. tentara belanda mencoba bertahan, dengan jumlah yang jauh lebih kecil. sebelum tentara jepang benar-benar mengusai pulau tarakan, tentara belanda membakar ladang-ladang minyak di tarakan agar tentara jepang tidak memiliki pasokan minyak dari tarakan. jadilah kota ini bagai neraka, mungkin bisa dikatakan tarakan lautan api.

pada tahun 1945, tepatnya pada tanggal 1 mei, kota ini kembali dilanda pertempuran hebat. dikala tentara jepang berusaha mempertahankan diri menghadapi pasukan sekutu. karena pada saat yang bersamaan pasukan jepang sedang menghadapi gempuran pasukan sekutu, mereka tak mendapatkan bantuan untuk menghadapi pasukan sekutu yang jumlahnya jauh lebih besar. kota ini kembali luluh lantak akibat pertempuran. kota ini sempat dikuasai tentara australia sebelum diserahkan kepada sekutunya, belanda. selengkapnya disini.

sejarah mencatat kota tarakan sepanjang paruh terakhir sejak mei-desember 1945 didominasi oleh orang kulit putih. waktu itu 15.532 tentara kulit putih mendarat di pulau minyak itu untuk menyapu 2.200 serdadu jepang yang bertahan di bawah pimpinan mayor tadai tokoi, bagian terbesar penduduk kulit putih tarakan di tahun 1945 adalah tentara pendudukan australia imperial force (AIF) dengan 14.000 lebih serdadu meliputi satuan udara royal australian air force(RAAF), sisanya adalah 724 tentara amerika asal satuan patrol torpedo (PT) boat, kompi batalyon traktor amphibi 727, kompi 539 resimen pantai dan boat engineer us navy, dan 250 serdadu kompi gabungan tentara belanda serta netherlands indie civil affairs (NICA). populasi penduduk setempat pada masa itu hanya berkisar 5.000 jiwa, praktis lebih banyak orang kulit putih di tarakan. (kompas)

inilah sekelumit sejarah kota tarakan, yang juga merupakan bagian sejarah bangsa ini. lebih lengkap bisa lihat di sini.

Posted under the city by argolog on Thursday 24 May 2007 at 7:39 pm

1 Comment »

  1. Comment by Rian — 20 August 2007 @ 6:42 pm

    Salam kenal

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

* ketik kata.
Anti-Spam Image