gajah

hari ini aku akan ke sebuku, mendampingi kawan-kawan dari kantor pusat. kami berencana mengunjungi beberapa desa di kecamatan tersebut yang dalam beberapa waktu ini terus didatangi oleh gajah, kalau hanya datang sih tidak jadi masalah, tapi si gajah rupanya lapar dan kebun masyarakat menyediakan makanan mereka. beruntung hingga saat ini belum ada korban jiwa seperti di sumatera. untuk mengantisipasi itulah kami datang ke sebuku. konflik antara masyarakat dan gajah saat ini sudah saat meresahkan masyarakat, sehingga dibentuklah satgas penghalau gajah di masing-masing desa, mereka dibekali pelatihan dan peralatan. peralatannya sederhana sehingga mereka bisa membuatnya sendiri, namanya meriam karbit. masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, kabupaten juga propinsi antusias sekali terhadap upaya mengatasi permasalahan ini. di tinggkat propinsi dibentuklah forum gajah kalimantan yang terdiri dari berbagai stakeholder baik dari pemerintah propinsi, kabupaten, kecamatan, lembaga pemerintah untuk konservasi sumberdaya alam, lsm, akademisi dan lain-lain. pemerintah kabupaten bekerjasama dengan universitas negeri terbesar di propinsi ini pun akan segera melakukan beberapa penelitian, mulai dari populasi hingga pakannya. sebelumnya telah dilakukan penelitian tentang habitat dan perkiraan populasinya.  berbagai diskusi juga telah dilakukan dengan pengusaha perkebunan dan perkayuan yang telah mendapatkan ijin mengelola kawasan. yang terpenting juga adalah bagaimana memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam berusaha dan menjalani kehidupan sehari-hari juga rasa aman bagi gajah guna keberlangsungan hidupnya.

Posted under Share by argolog on Friday 20 June 2008 at 7:59 am

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

* ketik kata.
Anti-Spam Image