sampah
hari sabtu kemarin berkesempatan mengajak monster-monster kecil di rumah mengunjungi hutan mangrove tarakan. mereka terlihat senang begitu memasuki kawasan hutan mangrove, melihat burung dan satwa lainnya, membaca papan informasi, juga papan nama jenis pohon. tak lama kami temukan satu sampah plastik, lalu kami ambil dan masukkan ke tempat sampah. tak jauh berjalan bertemu lagi botol kemasan minuman, diambil dan masukkan lagi ke tempat sampah. kemudian berjalan lagi dan bertemu sampah lagi, bersama anak-anak kami hitung total ada 20 sampah plastik di sepanjang perjalanan kami. padahal cukup banyak tempat sampah disediakan oleh pengelola, hampir di setiap sudut dan persimpangan jalan terdapat tempat sampah. sepertinya susah sekali memegang sebentar kemasan plastik bungkus makanan sebelum dibuang ke tempatnya. anak-anak sempat bertanya padaku, mengapa orang-orang membuang sampah sembarangan padahal ada tempat yang telah disediakan.
bila unda beisi 'monster' jualah ?
ini "monster" yang lain ndul, yang ini ponakan dan cucu, kerjaannya ngajakin jalan kalau aku pas di tarakan, atau aku dijadikan monster dan mereka ultramannya.