suatu malam di jantung kalimantan

tepat jam 12 malam musik menghentak bergema di sebuah kampung di jantung pulau, bergiliran lagu berlirik bahasa lokal, indonesia dan asing diperdengarkan. laki-perempuan menyatu larut hanyut dalam irama musik, tak ada batasan usia. selama mata masih terbuka selama kaki masih bisa menyangga tubuh tangan masih terayun. segentong minuman beralkohol lokal menemani, daging babi dan ikan yang diawetkan dalam cairan garam melengkapi. malam seakan tanpa akhir, walau waktu terus berjalan, jarum jam terus berputar menandakan perubahan waktu. nafas-nafas yang berbau alkohol berteriak, tertawa dan menjerit, kaki-kaki terus menghentak, tangan-tangan terus terayun, musik terus bergema dibantu sebuah alat pengeras yang bisa membangunkan seisi kampung. tak terasa saat itu sedang berada di sebuah kampung di tengah rimba jantungnya pulau kalimantan. dan aku, tersiksa dalam kamar di sebelah tempat mereka berkumpul, badanku lelah, letih setelah seharian berpikir dan berjalan menyusuri hutan. aku butuh keheningan malam yang biasanya mudah kudapatkan di kampung. tapi musik itu, suara itu, bau alkohol itu seakan tak bisa berhenti dan memenuhi kepalaku. aku ingin sekali tidur, dan itu baru kudapatkan tepat pukul lima pagi, saat mereka pergi, bukan untuk tidur tapi pindah ketempat lain, samar-samar musik dan tawa masih terdengar, kantukku tak tertahankan lagi, aku tertidur walaupun tak kudapatkan keheningan yang kudambakan

Posted under Share by argolog on Tuesday 4 March 2008 at 3:27 pm

dipecat!

hari ini aku terima surat yang isinya aku dipecat, ini sudah yang ke berapa kali aku mengalaminya, alasannya sering tidak masuk kerja. ini aku alami dalam permainan erupublik, pemilik perusahaan memecatku. yah, kesibukan di dunia nyata yang mengaharuskan pergi ke lapangan membuatku tak bisa bersentuhan dengan dunia maya, lagipula aku belum paham benar cara bermainnya. mungkin ada cara untuk memberitahu pimpinan perusahaan bahwa aku akan bepergian beberapa hari, sehingga tidak akan mengalami dipecat sampai berkali-kali.

Posted under Share by argolog on Saturday 23 February 2008 at 8:44 pm

tahun kedua

memasuki tahun kedua, walaupun semangat sempat menurun, namun tetap mencoba untuk bertahan dan berusaha lebih baik

Posted under the city by argolog on Tuesday 5 February 2008 at 9:32 pm

kaus oblong

malam ini aku mengenakan kaus oblong, beberapa teman sudah mengomentarinya, kaus oblong ini kubeli dari kawanku, tiga lembar aku beli waktu itu. kaus ini menunjukkan semangat kawanku itu, tapi itu dulu. pada bagian depan tertulis seperti ini:

tukangsate
www.sate.web.id

pada bagian belakang:

(gambar sate)
makanlah sate sebelum anda disate

sekedar mengingatkan kawanku ini, karena dia sempat beralih kebisnis “underwear” walaupun akhirnya dia batalkan.

maaf anda tak bisa melihat foto kausnya

Posted under Persons by argolog on Sunday 13 January 2008 at 10:56 pm

setelah hujan dan banjir

hampir saja tak bisa keluar dari rumah hari ini, mulai pagi hujan turun tak berhenti hingga sore ini rintik-rintiknya masih saja terasa, bahkan tadi pagi banjir sempat menyertai hujan. membuat enggan untuk melangkahkan kaki keluar rumah dan mesti melewati banjir yang mencapai lutut. tapi keinginan untuk keluar rumah begitu besar hingga sore ini kupaksakan juga untuk keluar rumah, menikmati kota ini setelah hujan dan banjir.
ternyata (more…)

Posted under the city by argolog on Monday 7 January 2008 at 4:28 pm

migrasi burung

beberapa hari ini, saat sedang bermain bulutangkis di halaman kantor, terlihat beberapa ekor burung elang. aku tak tahu apa jenisnya, sebagai orang yang awam terhadap jenis-jenis burung, aku cuma bisa menyebutnya elang. berdasarkan informasi elang termasuk burung raptor atau burung pemangsa (bird of prey).

pada waktu-waktu tertentu (more…)

Posted under Share by argolog on Monday 10 December 2007 at 2:31 pm

mie instan

sstttt, jangan bilang-bilang istriku ya….

(more…)

Posted under Words by argolog on Tuesday 27 November 2007 at 3:47 pm

republik sate

ini bukan ingin menyaingi republik mimpi atau republik-republik lainnya. tapi ini tentang keinginan seorang kawan untuk menjadi tukang sate yang sampai sekarang belum terwujud. hampir sama dengan mimpi para pendiri republik ini untuk mewujudkan kesejahteraan bangsanya. kurang apa kawanku ini, semangat ada, modal ga masalah, keterampilan tak perlu diragukan, tempat tersedia, pendukung dan calon pembeli pertama udah ngantri. seperti juga republik ini, keinginan untuk hidup sejahtera sudah jadi tujuan hidup bangsanya, sumberdaya alamnya berlimpah, para pemimpin dan masyarakatnya sangat banyak yang pintar-pintar, dan penduduknya dari segi jumlah termasuk yang terbanyak di dunia.

mungkin kawanku ini perlu (more…)

Posted under Promote by argolog on Tuesday 27 November 2007 at 10:43 am

burung

jam 6.10 pagi, ketika akan meletakkan kopiku yang masih panas di meja kerja, aku dikejutkan suara riuh rendah di kebun singkong sebelah kantor. paling tidak ada dua jenis burung yang kulihat. mereka bergerombol dan bernyanyi sahut menyahut. melihat mereka dan mendengar suaranya jadi teringat dengan aktivitas dulu di sini.

sambil menikmati kopiku, (more…)

Posted under Share by argolog on Monday 26 November 2007 at 10:10 pm

bangsat

…. kalau sekolah tinggi hanya menghasilkan bangsat-bangsat saja, ya, akan runtuhlah manusia ini. ….*

teramat banyak orang bersekolah tinggi di negeri ini, tapi kehidupan dan kesejahteraan masyarakatnya tidak lebih baik. apakah mereka bangsat? apakah aku bangsat?

sepenggal kalimat dari buku “mereka yang dilumpuhkan” (pramoedya ananta toer, hasta mitra) hal. 58. 

Posted under Books by argolog on Wednesday 21 November 2007 at 4:47 pm

« Previous PageNext Page »