tiga cangkir teh

“… (di pakistan dan afghanistan), kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis; pada cangkir pertama engkau masih orang asing; cangkir kedua, engkau teman; dan pada cangkir ketiga, engkau bergabung dengan keluarga kami. sebuah keluarga yang siap berbuat untuk apapun-bahkan untuk mati.”

haji ali, kepala desa korphe, pegunungan karakoram, pakistan

three cups of tea, greg mortenson dan david oliver relin, cetakan 3 januari 2009, penerbit hikmah

Posted under Books by argolog on Monday 25 May 2009 at 6:53 pm

membunuh mocking bird itu dosa

“…, membunuh mocking bird-sejenis murai bersuara merdu-itu dosa” kata atticus kepada jem anaknya

halaman 179, to kill a mocking bird, harper lee

Posted under Books by argolog on Wednesday 26 November 2008 at 9:05 pm

buku keempat

katanya maryamah karpov akan di launching tanggal 28 november ini, tapi entah mengapa aku agak malas menyambutnya, dibandingkan tiga buku terdahulu yang hampir selalu kubeli pada kesempatan pertama, kali ini aku agak enggan membelinya bila hanya untuk kubaca sendiri, tapi aku akan tetap membelinya sebagai hadiah ulang tahun bagi istriku tercinta

Posted under Books by argolog on Thursday 20 November 2008 at 6:00 pm

bersama amin maalouf, dominique lapierre, harper lee dkk

baru saja selesai mendengarkan amin maalouf bercerita tentang samarkand, sementara tepat di sebelahnya terbaring dominique lapierre yang untuk sementara kuminta berhenti bercerita tentang negeri bahagia atau anand nagar atau city of joy, sementara harper lee belum lagi membuka selubung plastiknya dan mengambil posisi tepat di pojok tempat tidur, ia ingin bercerita tentang to kill a mocking bird, entah kapan dominique selesai bercerita, padahal mereka berdua telah datang lebih dulu dibandingkan amin maalouf, dan dee sudah mengabarkan bahwa dia akan datang membawa berita tentang rectoverso, katanya dia tidak hanya akan bercerita tapi juga bernyanyi, gola gong telah bersembunyi di pojok ruangan tak ada lagi yang bisa dia ceritakan setelah akuselesai mendengar ceritanya tentang labirin lazuardi, sementara itu lian hearn telah pergi membawa kisah klan otorinya, tapi ia berjanji datang kembali dengan kisah klan otorinya yang keempat, yah kawan-kawanku ini datang silih berganti membawa ceritanya masing-masing, hanya sayangnya aku harus menanggung biaya kedatangan mereka…

Posted under Books by argolog on Thursday 30 October 2008 at 8:41 pm

rectoverso

katanya dah ada di toko buku, mesti nyaipin duit lagi nih…

Posted under Books by argolog on Thursday 30 October 2008 at 8:00 pm

bodoh!

bodoh, aku betul-betul merasa bodoh, aku meninggalkan the old man and the sea-nya ernest hemingway begitu saja di troli bandara sepinggan balikpapan, dan aku baru menyadarinya ketika turun dari taksi yang membawaku ke rumah mertua. padahal, dia baru beberapa hari ini menemaniku, padahal, aku belum selesai mendengar ceritanya, bila ada yang menemukannya sudikah mengembalikannya padaku, hiks….

Posted under Books by argolog on Tuesday 2 September 2008 at 12:57 pm

bangsat

…. kalau sekolah tinggi hanya menghasilkan bangsat-bangsat saja, ya, akan runtuhlah manusia ini. ….*

teramat banyak orang bersekolah tinggi di negeri ini, tapi kehidupan dan kesejahteraan masyarakatnya tidak lebih baik. apakah mereka bangsat? apakah aku bangsat?

sepenggal kalimat dari buku “mereka yang dilumpuhkan” (pramoedya ananta toer, hasta mitra) hal. 58. 

Posted under Books by argolog on Wednesday 21 November 2007 at 4:47 pm

menjelang hari bumi

Dari sebuah buku kudapatkan kalimat seperti ini:

Mungkin bumi ingin mengatakan sesuatu pada kita.
(Jim Lynch, The Highest Tide, Pasang Laut)

Ya, melihat semua bencana yang datang silih berganti, mungkin bumi sedang menyampaikan pesannya kepada kita, hanya saja kita seakan tidak pernah mau mengerti.

Posted under Books by argolog on Tuesday 17 April 2007 at 5:58 pm

filosofi kopi

Kopi tubruk itu lugu, sederhana, tapi sangat memikat kalau kita mengenalnya lebih dalam.
Kopi tubruk tidak peduli pada penampilannya, kasar, membuatnya pun sangat cepat. Seolah-olah tidak membutuhkan skill khusus. Tapi, tunggu sampai anda mencium aromanya. Kedahsyatan kopi tubruk terletak pada temperatur, tekanan, dan urutan langkah pembuatan yang tepat. Semua itu akan sia-sia kalau anda kehilangan tujuan sebenarnya: AROMA. Coba hirup dulu aromanya.

dari buku: Filosofi Kopi, Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade (1995-2005), Dee.

Posted under Books by argolog on Wednesday 21 March 2007 at 3:30 am

Serial Pulung, Kesahajaan Hidup Anak Indonesia

Pernah baca atau dengar tentang buku Harry Potter, buku karya JK Rowling ini laris manis bak kacang goreng saat ini. Atau juga masih ingat dengan buku-buku macam trio detektif, lima sekawan dan sapta siaga, pada masanya dulu buku-buku itu selalu dicari-cari. Yah, semua itu adalah buku-buku impor yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Di Indonesia sendiri sebenarnya banyak buku-buku lokal yang juga meledak dipasaran sebut saja serial Lupus. Tapi ingatkah kita akan serial Pulung, serial yang ditulis oleh Bung Smas ini bercerita tentang tentang seorang anak yang cinta damai meskipun sebenarnya ia jago berkelahi, jurusnya maut tetapi berhati lembut. Kadang ia menjadi penyelidik bak detektif cilik tak jarang ia juga menjadi jagoan yang menghadapi gerombolan tengik layaknya si penyihir muda. Ini bisa kita lihat pada buku Dua Penculikan, Mencari Nansy, Sriti Sang Penari, atau seri Mencari Papa Wida.
Buku-buku serial Pulung ini merupakan buku yang sarat dengan muatan lokal anak Indonesia. Masih banyak lagi buku dan pengarang buku Indonesia yang menggambarkan kesahajaan hidup anak Indonesia.

Posted under Books by argolog on Wednesday 14 March 2007 at 5:19 am