menulis dan website

hari ini kami melaksanakan pelatihan menulis dan membuat website di kantor wwf indonesia di malinau, pelatihan ini diikuti sebanyak 16 peserta yang merupakan staf balai taman nasional kayan mentarang, coba bayangkan bila ke-enambelas orang tersebut membuat tulisan satu saja setiap bulannya, berarti anda akan mendapatkan informasi baru sebanyak 16 tulisan setiap bulannya, apalagi bila mereka membuat satu tulisan setiap minggunya atau bahkan bila mereka menulis setiap hari dan mempostingnya

pelatihnya adalah pakar menulis dan membuat website di propinsi kalimantan timur, ia rela datang jauh-jauh dari ibukota propinsi yang begitu ramai dan megah dengan gedung-gedung besar menjulang tinggi menuju kabupaten malinau yang sepi dan jauh dari keramaian, apalagi di bulan puasa seperti saat ini, tentu semua kemudahan yang biasa didapatkan di samarinda tidak akan bisa dirasakan dan didapatkan di malinau

nah, kembali pada persoalan menulis, karena selanjutnya setelah menulis, mereka akan belajar membuat website, dimana tulisan-tulisan tersebut, yang bisa jadi merupakan laporan atau sebuah informasi singkat tentang taman nasional kayan mentarang, diharapkan bisa menjadi sumber informasi yang dapat diakses banyak pihak yang mengetahui lebih banyak tentang taman nasional kayan mentarang

Posted under Share by argolog on Tuesday 24 August 2010 at 11:04 am

pembelajaran seumur hidup

“saya percaya pada pembelajaran sepanjang hidup dimana saya pergi ke luar untuk belajar, pada matahari, air, dan angin. saya percaya pada perjalanan ke luar untuk mencari pengalaman yang tak terduga dan nyata. saya percaya pada angin, desiran angin yang tak terduga dari kehadiran yang intensif. saya percaya pada hasil perenungan pemikiran dan bayangan. saya percaya pada pembelajaran seumur hidup dimana saya pergi ke luar untuk belajar.”

Germund Sellgren, Naturpedagogik, 2003 (dari buku Belajar Cara Hidup Berkelanjutan)

Posted under Share by argolog on Saturday 13 June 2009 at 6:40 pm

yang telah lama tak dilakukan

akhirnya setelah sekian tahun tak pernah tidur di tenda lagi, aku melakukannya beberapa hari yang lalu, menghabiskan waktu di muara sungai sulon dan salalir di hulu lumbis, menikmati jernihnya sungai dan lezatnya ikan yang baru saja ditangkap menggunakan jala, pukat dan tombak ikan, dikagetkan air yang tiba-tiba meninggi saat hujan menguyur, dan basah kuyup selama perjalanan di perahu…

Posted under Share by argolog on Sunday 1 March 2009 at 8:28 pm

semut

semut-semut mulai memenuhi gelas minuman coklat kopi yang telah habis kutenggak satu jam yang lalu, sementara di samping gelas tersebut layar komputer menyajikan berita online dari surat kabar terkemuka di negeri ini, 66.300 orang di phk dan terancam phk [kompas], krisis keuangan global terus menghantam perekonomian hampir seluruh negara, pertumbuhan ekonomi rata-rata dunia menurun tajam, dan diperkirakan krisis ini masih akan terjadi hingga tahun 2009, pada berita yang sama dikatakan untuk kalimantan timur paling tidak 1.890 karyawan dirumahkan

seorang kawan yang sedang online, mem”buzz” yeemku, dia adalah dosen di perguruan tinggi negeri terbesar di samarinda, yang kampusnya seringkali tergenang air bila banjir besar melanda ibukota propinsi kalimantan timur ini, yang harus merelakan kehilangan sepatu barunya karena terendam banjir berlumpur, ya ditengah krisis ekonomi yang melanda negeri ini, yang membuat harga barang-barang melonjak tinggi, membeli barang yang bukan kebutuhan hidup tapi penting tentu sangat menguras keuangan keluarga, belum lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari, sementara banjir terus menghantui warga kota dan tentu saja menghambat aktivitas warga dan bisa jadi berdampak buruk terhadap perekonomian kota [kaltimpost]

suara kendaraan bermotor terdengar dikejauhan, walaupun krisis ekonomi telah mendera negeri ini, jumlah kendaraan bermotor masih terus bertambah setiap harinya, di ibukota negara dan beberapa kota besar lainnya hal ini mengakibatkan kemacetan di ruas jalan di kota-kota tersebut, tak terbayang berapa banyak waktu terbuang hanya diperjalanan, belum lagi konsumsi bahan bakar kendaraan bermotor yang terus meningkat, di beberapa daerah bahkan seringkali masyarakat kesulitan untuk mendapatkannya, kebijakan menurunkan harga bbm tidak membuat masyarakatnya mudah mendapatkannya [kaltimpost], bahkan di daerah-daerah penghasil minyak sekalipun, selain spbu yang sering kosong, warganya harus mengantri hanya untuk mendapatkan 5 sampai 10 liter minyak tanah

terbayang juga pada sebuah warung sate di sebuah kota pulau kecil di utara propinsi kalimantan timur, warung sate yang terletak tak jauh dari simpang tiga (sekarang simpang empat) pusat keramaian kota, warung sate yang telah bertahan puluhan tahun di tempat yang sama, warung sate yang terkenal paling enak itu, apakah krisis ekonomi dunia juga berdampak padanya, apakah harga bahan pokoknya melambung tinggi sehingga harga sate per tusuk ikut naik, atau apakah jumlah pembeli berkurang karena kemampuan daya beli masyarakat yang menurun, kuharap asapnya yang mencemari udara itu masih tetap mengepul sampai entah kapan aku tak tau

semut-semut masih memenuhi gelas itu, dan kuharap mereka segera pergi sebelum gelas itu kubawa ke dapur untuk dicuci

Posted under Share by argolog on Wednesday 3 December 2008 at 11:58 am

ngenet bonus kartu perdana xl

malam kemaren saat berkunjung ke warnet di depan warung sate terenak di kota pulau kecil ini, aku dikejutkan dengan bonus yang diberikan saat akan membayar. sistem pembayaran di warnet ini mengharuskan kita membayar lebih dulu sebelum menggunakan fasilitas internetnya, dengan biaya sebesar delapan ribu rupiah perjamnya, mahal memang

sebuah kartu perdana xl diberikan dengan pulsa sebesar lima ribu rupiah (tau ga sebelumnya aku ditawarin kartu perdana sejenis di toko penjual pulsa seluler sepuluh ribu rupiah untuk sepuluh kartu perdana), jadi kalau dihitung-hitung aku mendapat diskon sebesar seribu rupiah, masih lebih mahal memang dari warnet di tempat lain

entah ini bagian dari strategi bisnis atau bukan, yang pasti aku jadi bingung kartu aku sudah punya satu kartu xl yang tidak kugunakan

Posted under Share by argolog on Tuesday 18 November 2008 at 4:26 pm

pesta

sebentar lagi pesta itu akan dimulai, memperingati sembilan tahun kelahirannya, stan-stan pameran dibangun untuk memperlihatkan kemajuan pembangunan, program-program yang dikerjakan atau sekedar berjualan, beberapa kegiatan lain juga dipersiapkan, tentang budaya tentang olahraga tentang kemeriahan dan keindahan, ratusan (mungkin ribuan?) kayu digunakan untuk membuat stan, pohon-pohon nipah kehilangan dahannya mungkin jumlahnya ratusan bisa juga ribuan, puluhan juta mungkin juga ratusan juta rupiah dikeluarkan, untuk menyambut pesta itu, namanya juga pesta jadi harus meriah katanya, banyak orang sudah membayangkan hadiah-hadiah yang terpajang dan apakah mereka akan beruntung mendapatkannya, apakah sepeda motor atau hanya sepedanya saja tanpa motor, mungkin juga kipas angin atau kompor gas yang harga lpgnya semakin melambung, di stan yang lain berhadiah penanak nasi dan setrika, jadi lupa di stan yang ini ada informasi tentang itu, dan di stan yang itu kita bisa belajar tentang anu, jangan lupa siapkan uang jajan karena banyak warung bertebaran di lokasi pameran, o ya malam hari akan ada artis yang akan menghibur, mulai dari artis ibu kota (kecamatan) sampai dengan artis ibu kota  (negara), namanya juga pesta ya memang harus seperti itu, selembar demi selembar rupiah terus mengalir bahkan juga segepok demi segepok dikeluarkan, tak apalah namanya juga berpartisipasi dalam pesta, setelah itu semuanya selesai, stan-stan dibongkar meninggalkan sampah yang menumpuk, sebagian kayu beruntung bisa digunakan memperbaiki rumah sebagian lagi digunakan untuk membakar batu bata, orang-orang kembali kerutinitas masing-masing, ada yang masih tersenyum gembira mendapatkan sepeda motor atau ya paling tidak punya kipas angin baru, yang lain berharap pesta berikutnya akan lebih beruntung, para pedagang berhitung keuntungan, si kevin kecil tetangga sebelah kantor tentu senang mendapatkan mainan baru dan banyak lainnya, hanya segilintir yang mengingat berapa besar kemajuan pembangunan kabupaten ini itupun karena ada pertanyaan pada stan yang berhadiah menggiurkan, yang lain menunggu pesta ini hadir kembali, untuk merasakan kemeriahan dan kemegahannya, pesta berikutnya harus lebih meriah katanya, masing-masing instansi berhitung pengeluaran, mungkin puluhan bahkan mungkin ratusan juta jumlahnya, tapi itu tak seberapa dibandingkan kegembiraan masyarakatnya, pesta tempatnya orang bergembira, jadi tak perlu berhtung berapa yang dikeluarkan, selamat berpesta kalau begitu…

Posted under Share by argolog on Wednesday 29 October 2008 at 11:21 am

kepada burung

sudah lama sekali aku tak menengokmu, mendengarkan suaramu, apalagi mengamati tingkah lakumu; seakan ada yang menutup mata dan telingaku, juga mengikat kakiku dan membelengu tubuhku; teringat saat bersama kawan dulu, berbagi pengetahuan dengan yang lain, agar mau menengok dan mendengarkan suaramu; karena kau selain cantik juga merupakan indikator; tentang rusak tidaknya lingkungan ini, tentang perubahan musim di tempat lain, tentang siklus hidup dan ekologi di bumi; membaca dan mendengar berita kawan lain yang selalu menyempatkan diri mengamatimu juga kawan-kawanmu yang saat ini sedang melakukan perjalanan dari utara ke selatan; entah kapan bisa melakukannya, walau hanya sekedar melihat dan mendengarkan kawan-kawanmu di sebelah kantorku

Posted under Share by argolog on Tuesday 14 October 2008 at 10:44 pm

ke samarinda

terminal bis batu ampar balikpapan 11.30:

ko ga jalan-jalan sih bis nya pak?

masih lama kah pak?

pak supih cepat jalan! aku mau ke samalinda

aku mau bedili aja, mau liat kelual, mau liat mobil (akhirnya setelah satu jam sejak pertama kali naik, bis berangkat meninggalkan balikpapan)

mana samalindanya pak (satu setengah jam kemudian setelah dia bangun tidur)

di dalam bis, tak jauh dari jembatan mahakam 18.00:

pak supih cepat jalan, aku mau lewat di atas jembatan nah, aku mau liat kapal

aku tidul dulu ya pak (ketika lampu bis dimatikan)

sudah sampai kah (dan dia tertidur lagi)

sudah sampai pak (dan lagi dia tertidur)

ku tutup tubuhnya dengan jaket yang tadi tak mau dipakainya, sebentar lagi kita sampai di balikpapan nak, lalu kita naik angkot, trus naik ojek menuju rumah mbah kung, tapi sebelumnya kita beli dulu kembang api dan sedikit jajanan, buat oleh-oleh mbah kung dan mbah uti, adikmu mungkin sudah tidur saat ini….

Posted under Share by argolog on Tuesday 2 September 2008 at 1:20 pm

derita negeri puncak dunia

pesta itu begitu mengagumkan, dibuka dan ditutup dengan meriah, ditingkahi dengan semangat menjadi pemenang dan sportivitas yang tinggi, mereka mengemasnya dengan begitu manis, sehingga orang-orang terlena dan lupa, akan penderitaan masyarakat di sebuah negeri di puncak dunia.

Posted under Share by argolog on Sunday 24 August 2008 at 9:00 pm

saat sore menjelang malam

aku ingat saat sma dulu, saat sore menjelang malam, yang kuhabiskan di depan panggangan sate, sementara bergumul dengan asap yang terkadang memedihkan mata, sebagai pemanggang sate cadangan, sampai datang sang pemanggang asli setelah ia selesai makan malam, setelah itu pulang, mandi dan makan malam, menonton tivi sejenak, kemudian mengerjakan pr bila ada, membaca buku sambil tidur-tiduran, kemudian tidur, lima ribu rupiah lagi kudapatkan malam ini.

Posted under Share by argolog on Sunday 24 August 2008 at 8:42 pm

Next Page »